Selasa, April 12, 2016

MENERUSKAN BLOGNYA ALMARHUMAH


Tetapi karena kesibukannya setelah kami kembali ke München sekitar 16 Tahun yg. Lalu, akhirnya tidak di teruskan lagi.
Karena itu akan saya teruskan mengisinya sebagai Buku harian dan mengingat kenangan saya, sekembalinya kita berdua (Saya dan Anak) ke Indonesia.

Dan Semua nama disini, bukanlah nama sebenarnya, untuk menjaga dan menghormati Pribadi masing-masing.

Karena itu akan saya teruskan mengisinya sebagai Buku harian untuk mengingat kenangan dan kesan saya, sekembalinya kita berdua (Saya dan Anak saya) ke Indonesia.

Serta mengisi waktu Pensiun Mudaku ini, dan melaksanakan Janjiku kepada Almarhum istriku untuk membesarkan anak kita satu-satunya agar menjadi orang yang, 3B yaitu( Berhasil,Berguna dan Berbahagia ).

Karena untuk mencari Pekerjaan selain Waktuku yang tidak ada karena harus mengurus Perkembangan,Pendidikan dan kesibukan Anakku di Tempat yang Asing baginya.

Juga Umurku yang sudah meliwati batas Pelamar pekerjaan di Perusahaan disini, jangan tanyakan berapa kali lamaranku di tolak dengan alasan ini,dengan Halus dan Penuh Sopan santun seperti umumnya orang Indonesia tentunya.


Sepanjang Pengetahuanku Aku juga harus mendapatkan Pekerjaan itu melalui Relasi, yang sementara ini aku tidak punya, karena sudah kehilangan selama 40 tahun.

Maksudku Tidak Punya yang bisa aku Percaya!, karena saya Kelaparan seperti sekarang ini juga karena aku mempercayai Teman kecilku dari SD Grup Jadul99, yang pernah aku Tolong dan  usahanya sekarang menjadi besar ..ya seorang Hajah Eva Setiakus..pemilik "NDebondoneakeh" yang mempekerjakan aku untuk Membantu Pembangunan Masjid di Pesantren "Miliknya"😏😂 aku berbulan-bulan dengan hanya memberikan aku selama ini uang Satu setengah juta rupiah saja dan Alat sholat lengkap, dan Sampai sekarang pembangunan Masjid itu tertunda.😭Karena waktu aku mulai meminta Sumbangan dari Grup itu malah aku dikeluarkan dari Grup oleh sahabat karibnya Hajah Sandra dengan alasan tidak jelas. 

Akibat Gila Hormatnya dan ingin terpandang sucinya kedua umat Islam ini, sampai sekarang para Santri dan Santriwati merana untuk bersholat.

Apakah mereka Sadar bahwa mereka telah membuat banyak Anak yatim merana, termasuk Anak saya???...masalah Hati Nurani atau mata Hati silahkan sobat pikir sendiri.

SubhanaAllah 33X aku bisa tinggal setahun lebih bersama anakku dikeluarga umat Muslim dengan Gratis, yang lebih mementingkan bersedekah daripada bergaya suci dan berfoya-foya bersilaturahmi ke Pulau Dewata.

Keluarga Bapak May.Jend. Suhadi dan Ibu Suster Suarti, yang benar-benar menerapkan Hidup mereka sesuai Kaidah Al Qur'an dan TNI yang berbakti kepada Masyarakat Lingkungannya.
Dengan kesahajaan Keluarga ini dan keterbatasan finansialnya, berusaha menjamu kami, aku dan Anakku!
NKRI harga Mati !...Siap Pak Komandan👮🙏🙏

Alhamdulillah 33X , aku tetap bersyukur kehadirat Allah yang maha Kuasa, karena dengan kuasanya aku diberi kesempatan kepada Anakku yang tadinya mualaf untuk memberi bukti bedanya Umat Islam dan Umat Muslim.

Karena itu Anakku sekarang Rajin setiap hari dari Magrib sampai Isya membaca Al'Quran dan menjadi anak yang Soleh.







Tepatnya tanggal 8 Agustus 2014 Mamisa, istriku mendadak meninggalkan kita semua, tanpa peringatan sama sekali!...Tanpa sakit apapun dan dalam keadaan segar bugar.
Istri Saya ternyata menderita Aneurisma dari garis keturunan ibunya, yang tak seorangpun dari kami mengetahui Penyakit itu.

Sore itu tgl. 6 Agustus 2014, seusai pulang kantor...istriku ingin berolah raga bersama Anak Kami, Berlari memutari Taman Air dan perbukitan didaerah Allach,Munich

Menurut Anak Kami, Almarhumah sempat berbicara dengannya dan ingin mengganti Pakaian...untuk bersiap-siap lari bersama...tetapi 3 Menit kemudian terdengar suara keras dari Kamar tidur!

Anak Kami langsung lari kekamar Tidur kami dan menemukan ibunya sudah mengeletak Tidak sadarkan diri, dengan Cepat Anak saya memanggil Ambulance 112 dan seperti biasa Ambulance pun datang dibawah sepuluh menit ….merekapun dapat kembali menghidupkan istri saya yang sudah dalam keadaan koma dan langsung membawa kerumah sakit.

Setelah Dua Hari dalam keadaan yang mengenaskan, karena hidup istri saya hanya bergantung pada semua peralatan di Ruang ICCU tersebut.

Dari Kelima Parameter di Bedside Monitor terlihat Vital Sign dari istri saya selama 24 jam tidak membaik bahkan melemah, Parameter ECG harus dibantu Pompa Picu agar Detakan jantung stabil; begitu juga dengan Parameter Respirasi yg. Sedikit terganggu, menyebabkan Parameter SpO2 dan NIBP juga memburuk.

Setelah berunding dengan Para Dokter Ahli dan Anak saya yang saat itu berusia 13 Tahun, maka di ambil keputusan untuk menghentikan semua mesin Pembantu dan merelakan kepergiannya.
(Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali).
(Al-Baqarah 2:156)



Sebagai catatan: AllaCh bukanlah Allah

AllaCh adalah Daerah kami Tinggal berbatasan dengan Unter Menzing, di Munich (Bayer)




loading...


powered by Surfing Waves
banner
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin Path Yahoo
IBX5A842C08CD63F